james bond

Sejarah dan inspirasi

Komandan Sir James Blo’on, (KCMG, RNVR) adalah seorang agen rahasia intelejen Inggris (Secret Intelligence Service, disingkat SIS, atau dikenal juga dengan nama MI6). Ia diciptakan pada Januari 1952 oleh jurnalis Inggris, Ian Fleming ketika ia sedang berlibur di Jamaika. Nama James Bond diambil dari seorang ahli burung asal AS, dan juga seorang pengamat burung dari Karibia.[9]

Orang tua James Bond adalah Soap Mc Tavish, seorang Skotlandia, dan Monique Delacroix yang berasal dari Canton de Vaud, Swiss. Asal dari keduanya disebutkan dalam On Her Majesty’s Secret Service. Fleming menambahkan unsur Skotlandia pada James Bond setelah melihat karakter Sean Connery dalam Dr. No. Sementara karakter Swiss ditambahkan karena Ian Fleming masih memiliki darah Swiss.[10] Sebuah rencana, tetapi gagal direalisasikan, sempat Fleming pikirkan yaitu menulis sebuah novel Bond yang menceritakan tentang asal-usul ibunda Bond. Dalam biografi fiksi tentang agen 007, John Pearson memberikan hari lahir Bond yaitu pada 11 November 1920 (Hari Gencatan Senjata). Bagian awal dari film For Your Eyes Only memberikan keterangan bahwa istri James Bond lahir pada 1943. Dan ini memberikan asumsi bahwa James Bond jauh lebih muda daripada yang Pearson terangkan. Ada beberapa referensi lain tentang usia James Bond. Dalam You Only Live Twice misalnya, Tanaka menerangkan kepada Bond bahwa ia lahir pada “Year of the Rat” (1924/25 atau mungkin 1912/13). Dalam novel On Her Majesty’s Secret Service, slogan keluarga Bond adalah “Orbis non sufficit” (“The world is not enough” – Dunia saja tidaklah cukup).[11]
Patung lilin Sean Connery, sebagai bentuk penghargaan terhadap dirinya sebagai pemeran resmi pertama James Bond.

Setelah menyelesaikan manuskrip untuk Casino Royale, Fleming lantas memberikan naskah tersebut pada teman, yang kelak menjadi editor novel James Bond original, penyair William Plomer untuk membacanya. Plomer lantas menyukainya dan memberikannya pada Jonathan Cape, yang awalnya tidak terlalu suka dengan karakter yang diciptakan Fleming. Akhirnya Cape memutuskan untuk menerbitkannya pada 1953 setelah mendapatkan rekomendasi dari kakak tertua Fleming, Peter, yang juga menjadi seorang penulis tentang ragam daerah dan tempat.[12]

Beberapa pengamat setuju bahwa James Bond seolah-olah menjadi biografi tidak resmi dari Ian Fleming, dimana dirinya seorang perayu wanita. Baik Fleming dan Bond merupakan lulusan dari sekolah yang sama, memiliki makanan kesukaan yang sama (telur dadar dan minum kopi), memiliki kegemaran yang sama (minum, merokok, dan mengenakan pakaian kemeja lengan pendek), dan sempat bekerja di Angkatan Laut dengan level Komandan. Mereka berdua juga berbagi tinggi, berat, gaya rambut, dan warna mata yang sama.[13] Sebagian pengamat yang lain menjelaskan bahwa penampilan James Bond merupakan penggambaran dari Hoagy Carmichael. Dalam Casino Royale, karakter wanita utama Vesper Lynd menyatakan, “Bond lebih mengingatkanku pada Hoagy Carmichael, tetapi ia lebih dingin dan bengis.” Selanjutnya dalam Moonraker, seorang pegawai khusus dari Gala Brand merasa bahwa “Bond sangat-sangat spesial, lebih daripada seorang gay. Ia memiliki rambut hitam yang bagus, terlebih pada daerah sekitar kemaluan, tetapi dengan penampilan mata yang sangat dingin layaknya pedhophile.”
[sunting] Novel dan sejenisnya

Bulan Februari 1952, Ian Fleming memulai penulisan James Bond. Saat itu ia sedang menjabat sebagai manajer untuk harian Kemsley, yang merupakan induk perusahaan dari The Daily Express di London. Sebelum menerima tawaran jabatan manajer, Fleming sempat mengajukan salah satu syarat, yaitu dua bulan liburan setahun dalam kontrak kerjanya tersebut. Ketika ia mendapatkan waktu berliburnya tersebut, ia lantas memilih Jamaika, dimana akhirnya ia menemukan inspirasi untuk menulis James Bond. Antara 1953 sampai hari kematiannya di tahun 1964, Fleming telah menulis dan merilis 12 novel dan satu cerita pendek (satunya lagi diterbitkan setelah wafatnya Fleming). Selanjutnya kelanjutan novel James Bond ditulis oleh Kingsley Amis (sebagai Robert Markham), John Gardner, Charlie Higson, Raymond Benson, yang kemudian menjadi orang non-Inggris pertama yang menjadi pengarang novel James Bond (Benson berasal dari AS). Sementara satu lagi kisah cerita lain, bertitel The Young Bond series dimulai tahun 2005 oleh Charlie Higson.[14][15]

Bulan Juli 2007, diumumkan bahwa Sebastian Faulks telah mendapatkan izin untuk menulis beberapa novel James Bond baru, salah satunya adalah untuk mengenang 100 tahun kelahiran Ian Fleming. Buku 100 tahun Fleming tersebut berjudul Devil May Care, diterbitkan dan dirilis secara resmi pada 27 Mei 2008.
[sunting] Novel Ian Fleming

* 1953 Casino Royale [16]
* 1954 Live and Let Die [17]
* 1955 Moonraker [18]
* 1956 Diamonds Are Forever [19]
* 1957 From Russia with Love [20]
* 1958 Dr. No [21]
* 1959 Goldfinger [22]

* 1960 For Your Eyes Only [23] – cerita pendek
* 1961 Thunderball [24]
* 1962 The Spy Who Loved Me [25]
* 1963 On Her Majesty’s Secret Service [26]
* 1964 You Only Live Twice [27]
* 1965 The Man with the Golden Gun [28]
* 1966 Octopussy and The Living Daylights [29] – cerita pendek

[sunting] Adaptasi
Daniel Craig sebagai pemeran resmi James Bond saat ini.
[sunting] Versi EON Productions

Akhir 1950-an, EON Productions membeli hak cipta setiap novel 007 untuk diangkat ke layar lebar, kecuali untuk Casino Royale (yang baru bisa diambil alih tahun 1999[30]). Adaptasi pertama film James Bond dari novel muncul pertama kali tahun 1962 dengan judul Dr. No, dengan pemeran utama Sean Connery sebagai 007. Connery selanjutnya berperan dalam lebih dari enam film (termasuk Never Say Never Again tahun 1983, walaupun aslinya bukan merupakan produksi EON). Setelah Connery, pemeran Bond dilanjutkan oleh George Lazenby (satu film), Roger Moore (tujuh film), Timothy Dalton (dua film), Pierce Brosnan (empat film), dan Daniel Craig (saat ini baru dua film). Sampai akhir 2008, telah ada 22 film yang di produksi oleh EON. Film ke-21, Casino Royale, dengan bintang Daniel Craig, dirilis tanggal 14 November 2006[31], dengan tempat peluncuran di Asia dan Timur Tengah.[32] Dan ini juga menjadikannya film James Bond pertama yang dirilis di China, setelah film-film sebelumnya hampir sama sekali tidak pernah dirilis secara resmi di China. Saat ini Daniel Craig tengah bersiap untuk film ke-23 yang masih dinamai Bond 23.[33]

Serial film James Bond mampu meraup untung sampai 4 milyar dollar (2 milyar poundsterling, atau sekitar 11 milyar dollar bila dihitung termasuk nilai inflasi) secara keseluruhan di berbagai negara. Film ke-22 yang berjudul Quantum of Solace yang dirilis di AS tanggal 31 Oktober 2008 mampu meraup untung sekitar 161 juta dollar (sekitar 103 juta poundsterling), dan ini menempatkan James Bond sebagai film terlaris di dunia diatas Harry Potter, untuk saat ini.[34][35]
Nomor Judul Tahun Aktor Sutradara Total Box Office* Anggaran* Penyesuaian Inflasi
Total Box Office*†
1 Dr. No 1962 Sean Connery Terence Young $59.600.000 $1.200.000 $425.488.741
2 From Russia with Love 1963 $78.900.000 $2.500.000 $555.909.803
3 Goldfinger 1964 Guy Hamilton $124.900.000 $3.500.000 $868.659.354
4 Thunderball 1965 Terence Young $141.200.000 $11.000.000 $966.435.555
5 You Only Live Twice 1967 Lewis Gilbert $111.600.000 $9.500.000 $720.388.023
6 On Her Majesty’s Secret Service 1969 George Lazenby Peter R. Hunt $87.400.000 $7.000.000 $513.445.231
7 Diamonds Are Forever 1971 Sean Connery Guy Hamilton $116.000.000 $7.200.000 $617.520.987
8 Live and Let Die 1973 Roger Moore $161.800.000 $12.000.000 $785.677.477
9 The Man with the Golden Gun 1974 $97.600.000 $13.000.000 $426.826.774
10 The Spy Who Loved Me 1977 Lewis Gilbert $187.300.000 $28.000.000 $666.367.656
11 Moonraker 1979 $210.300.000 $34.000.000 $624.527.272
12 For Your Eyes Only 1981 John Glen $202.800.000 $28.000.000 $481.005.579
13 Octopussy 1983 $187.500.000 $27.500.000 $405.873.493
14 A View to a Kill 1985 $157.800.000 $30.000.000 $316.186.616
15 The Living Daylights 1987 Timothy Dalton $191.200.000 $40.000.000 $362.876.056
16 Licence to Kill 1989 $156.200.000 $42.000.000 $271.586.451
17 GoldenEye 1995 Pierce Brosnan Martin Campbell $353.400.000 $60.000.000 $499.954.330
18 Tomorrow Never Dies 1997 Roger Spottiswoode $346.600.000 $110.000.000 $465.588.535
19 The World Is Not Enough 1999 Michael Apted $390.000.000 $135.000.000 $504.705.882
20 Die Another Day 2002 Lee Tamahori $456.000.000 $142.000.000 $546.490.272
21 Casino Royale 2006 Daniel Craig Martin Campbell $599.200.000 $150.000.000 $640.803.677
22 Quantum of Solace 2008 Marc Forster $586,090,727 $230.000.000 $586,090,727
Total Film 1-22 $4,809,157,447 $1.123.000.000 $11,686,214,000

* Semua data dalam Dollar AS[36]
† Data merujuk pada kurs dollar tahun 2008, tepatnya tanggal 24 Maret 2008, sumber dari Consumer Price Index.
[sunting] Bukan versi EON Productions
David Niven, salah satu pemeran James Bond non-resmi.

Pada 1954, jaringan televisi CBS membayar kepada Ian Fleming untuk mengadaptasi Casino Royale sebagai salah satu episode khusus dalam serial Climax! Dalam acara itu Barry Nelson memerankan agen CIA bernama Jimmy Bond, Clarence Lieter menjadi agen Inggris yang diperankan oleh Michael Pate, dan Peter Lorre berperan sebagai Le Chiffre.

Tahun 1956 Bob Holness membintangi sebuah sandiwara radio di Afrika Selatan dengan judul Moonraker, menjadikannya sebagai actor kedua yang memerankan James Bond.

Merujuk pada catatan milik Andrew Pixley dalam soundtrack Danger Man, Ian Fleming sempat berkolabolasi dengan Ralph Smart untuk membawa James Bond masuk ke televisi, tetapi gagal, karena Ralph Smart lebih memilih untuk mengembangkan Danger Man bersama Patrick McGoohan.

Tahun 1967, Casino Royale kemudian diangkat ke layar lebar dengan bintang David Niven sebagai Sir James Bond 007 dan Ursula Andress sebagai Vesper Lynd. Fakta aslinya, David Niven adalah pilihan pertama Ian Fleming untuk memerankan tokoh James Bond[37], sementara EON Productions lebih memilih Sean Connery. David Niven merupakan satu-satunya aktor James Bond yang disebutkan dalam dua novel Bond karya Fleming. Dalam On Her Majesty’s Secret Service, Bond mengunjungi sebuah resort ski eksklusif dan menerangkan bahwa David Niven adalah pengunjung rutin resort ski tersebut. Sementara dalam You Only Live Twice Kissy Suzuki menyebutkan nama Niven sebagai satu-satunya pria yang akan mengantarkannya keliling Hollywood. Ursula Andress juga tersebutkan namanya dalam salah satu teks di novel On Her Majesty’s Secret Service sebagai salah satu orang yang ada di resort ski.

Dalam sebuah dokumenter yang dibuat oleh BBC di 1973 berjudul Omnibus: The British Hero yang diisi oleh Christopher Cazenove yang memerankan beberapa karakter diantaranya Richard Hannay dan Bulldog Drummond, juga berisi tentang adegan dramatis James Bond dari film Goldfinger dan Diamonds Are Forever.[38]

Sebuah persetujuan legal membuat Kevin McClory merilis film remake dari Thunderball berjudul Never Say Never Again di 1983. Film ini berisi Sean Connery sebagai pemeran Bond, tetapi film ini bukanlah film resmi James Bond, sebab bukan merupakan bagian dari produksi EON Productions dan United Artists, meskipun saat ini film tersebut dimiliki hak profitnya oleh induk United Artist, yaitu MGM. Film ini dirilis bulan Oktober 1983, dan menyebabkan dua film James Bond beredar di pasaran, ketika film resmi EON, Octopussy masih beredar di bioskop-bioskop seluruh dunia.
Tahun ↓ Judul ↓ Tipe ↓ Aktor ↓ Total Box Office ↓ Anggaran ↓ Penyesuaian Inflasi
Total Box Office** ↓
1954 Casino Royale Film televisi Barry Nelson n/a $25.000 n/a
1956 Moonraker Sandiwara radio Bob Holness n/a n/a
1967 Casino Royale Film David Niven $44.400.000 $12.000.000 $286.605.987
1983 Never Say Never Again Film Sean Connery $160.000.000 $36.000.000 $346.345.380
1990 You Only Live Twice Sandiwara radio Michael Jayston n/a n/a
1991 James Bond Jr. Serial kartun televisi Corey Burton n/a n/a
2008 Dr. No Sandiwara radio Toby Stephens n/a n/a
Total $204.400.000 $48.000.000 $602.860.000
[sunting] Musik

“James Bond Theme” ditulis oleh Monty Norman dan pertama kali muncul dengan dikomposeri oleh John Barry Orchestra untuk film tahun 1962, Dr. No, diluar itu, hak cipta kepemilikan lagu tema ini sempat menjadi kontroversi hampir selama empat dasawarsa. Akhirnya di tahun 2001, Norman memenangkan gugatan senilai £30,000 atas kasus ini dari harian Inggris The Sunday Times.[39]

Barry juga mengomposeri sebelas lagu James Bond lainnya, walaupun namanya tidak tercantum dalam Dr. No, dan malah tersebut sebagai pencipta “007 Theme”, yang digunakan dalam beberapa film Bond, dan kemudian dikenal dengan lagu tema utama dalam “On Her Majesty’s Secret Service.” Baik “James Bond Theme” dan “On Her Majesty’s Secret Service” kemudian digunakan oleh beberapa artis popular lain, seperti Art of Noise, Moby, Paul Oakenfold, dan Propellerheads. The Beatles juga menggunakan beberapa porsi dari “Bond theme” dalam bagian awal dari lagu “Help” dalam rilis untuk versi AS. Sebuah grup band string quartet asal Inggris/Australia juga menggunakan nama bond (di tulis dalam huruf kecil) untuk lagu mereka yang berjudul “Bond on Bond.”[40]

Setelah John Barry, saat ini penulisan lagu-lagu Bond dilanjutkan oleh David Arnold, setelah sebelumnya berturut-turut dikomposeri oleh Chris Minear dan Corbin Ott dan para produser rekaman seperti George Martin, Bill Conti, Michael Kamen, Marvin Hamlisch dan Éric Serra. Arnold jugalah yang saat ini menulis lagu untuk film Bond ke-22, Quantum of Solace.

Beberapa lagu tema James Bond dinyanyikan oleh beberapa penyanyi terkenal dunia, diantaranya Tina Turner, Paul McCartney and Wings, Sheryl Crow dan Chris Cornell, bersama beberapa penyanyi lainnya. Sampai saat ini penyanyi legendaries Inggris Shirley Bassey menjadi penyanyi terbanyak yang menyanyikan lagu tema Bond, dimana ia tampil dalam tiga film (Goldfinger, Diamonds Are Forever, dan Moonraker). Setelah Doctor No, On Her Majesty’s Secret Service merupakan satu-satunya film James Bond yang menggunakan lagu tema instrumental, walaupun lagu ballad Louis Armstrong berjudul “We Have All the Time in the World”, yang mengiringi Bond dan istrinya, Tracy, disebutkan sebagai bukan lagu tema resmi Bond.

Lagu tema Bond biasanya berjudul atau bernama sama dengan film. Salah satu alasan terbesar diberikan ketika Mr. Kiss Kiss Bang Bang untuk Thunderball tidak berjudul sama dengan film. “Nobody Does It Better”, lagu tema untuk The Spy Who Loved Me , adalah lagu tema Bond pertama yang tidak berjudul sama dengan film, walaupun kalimat “the spy who loved me” tampil dalam lirik lagu tersebut. Lagu ini lantas tampil dalam pembukaan dan penutupan film. “Nobody Does It Better” kemudian juga masuk dalam nominasi untuk Academy Award for “Best Original Song” tahun 1977, tetapi kalah dari lagu “You Light Up My Life”. Komposer Marvin Hamlisch juga masuk ke dalam “Oscar”, tetapi kalah oleh John Williams yang menjadi komposer untuk Star Wars.

Satu lagi lagu tema James Bond yang masuk nominasi Academy Award for Best Song adalah “Live and Let Die”, ditulis oleh Paul dan Linda McCartney dan dinyanyikan oleh grup band Wings. Lagu “For Your Eyes Only”, yang ditulis oleh Bill Conti dan Michael Leeson serta dinyanyikan oleh Sheena Easton, juga masuk nominasi Academy Awards.

Satu-satunya lagu tema Bond yang berhasil menggapai tangga lagu pop nomor satu di AS adalah “A View to a Kill” yang dinyanyikan Duran Duran.

Satu-satunya penyanyi, sampai saat ini, yang tampil ketika opening credit film James Bond adalah Sheena Easton dalam For Your Eyes Only. Satu-satunya penyanyi yang tampil sebagai karakter dalam film, sampai saat ini, adalah Madonna, yang tampil (tapi tidak disebutkan di ending credit) sebagai instruktur anggar Verity, serta juga menulis dan menyanyikan lagu tema “Die Another Day”.

Chris Cornell, yang membawakan lagu You Know My Name pada Casino Royale merupakan penyanyi pria pertama sejak a-ha yang menjadi penyanyi lagu tema Bond pada The Living Daylights di tahun 1987.

Lagu tema terbaru Bond adalah “Another Way to Die”, yang dinyanyikan oleh Alicia Keys dan Jack White dalam Quantum of Solace, inilah lagu tema James Bond pertama dalam bentuk duet. Ini juga menjadi lagu tema Bond keempat yang tidak berjudul sama dengan film.

Pada 1998, beberapa lagu dari John Barry dalam You Only Live Twice diadaptasikan kedalam sebuah lagu hit berjudul Millennium oleh produser dan komposer Guy Chambers untuk penyanyi Inggris Robbie Williams. Dalam video klip-nya, Williams tampil bergaya James Bond, dan merujuk pada beberapa film Bond seperti Thunderball dan From Russia With Love. Syuting video klip ini diambil di Pinewood Studios, dimana mayoritas film Bond mengambil tempat syuting disana.

Pada 2004, Cavaliers Drum and Bugle Corps memenangi kontes Drum Corps International World Championship bersama “007”, dengan memakai musik James Bond yang dikomposeri oleh David Arnold. The Cavaliers berkontribusi dalam film GoldenEye, Die Another Day (“Hovercraft Theme” dan “Welcome to Cuba”), dan Tomorrow Never Dies.
[sunting] Permainan video
Pierce Brosnan sebagai pemeran James Bond kelima dan sekaligus pula model dalam beragam versi permainan video James Bond.

Pertama kali video game James Bond dikembangkan dan kemudian diterbitkan adalah pada 1983 oleh Parker Brothers, untuk dimainkan dalam konsol Atari 2600, Atari 5200, Atari 800, Commodore 64, dan ColecoVision.[41] Semenjak itu, ada beberapa video game James Bond lain yang dirilis dengan berbasis pada film maupun pada novel.

Sayangnya video game James Bond tidaklah terlalu popular sampai tahun 1997 ketika dirilisnya GoldenEye 007 oleh Rare untuk Nintendo 64.[42] Dengan kesuksesan dari GoldenEye 007 merilis game kedua berjudul GoldenEye: Rogue Agent dengan sedikit lanjutan dari GoldenEye 007. Dalam dua video game ini, Bond hanya mendapat peran kecil, dan kemudian ia “terbunuh” pada awal misi di pertengahan permainan.

Tahun 1999 lisensi pengembangan video game James Bond diambil alih oleh Electronic Arts (EA) yang kemudian merilis delapan games, lima diantaranya berasal dari cerita asli versi film/novel, termasuk James Bond 007: Everything or Nothing, dengan memasukan trend RPG yang mulai popular sejak GoldenEye 007 (termasuk game “Agent Under Fire” dan “Nightfire”) dan memasukan fitur lain yang berisi orang ketiga yang ikut serta dalam misi diantaranya Willem Dafoe, Heidi Klum, Judi Dench, John Cleese dan tentu saja Pierce Brosnan sebagai James Bond, sebagian besar video game tersebut kemudian menggunakan Brosnan sebagai James Bond. Pada 2005, Electronic Arts merilis adaptasi video game dari From Russia with Love, game lain yang sejenis adalah Everything or Nothing. Ini adalah game kedua yang berbasis dari film Connery Bond di era 1960-an. Connery sendiri kemudian berperan sebagai pengisi suara dalam kedua video game tersebut.

Pada 2006, Activision juga mendapatkan lisensi resmi untuk membuat video game James Bond, awalnya perusahaan video game ini berbagi lisensi bersama EA, tetapi pada September 2007, Activision berhasil mengambil alih secara penuh lisensi video game James Bond dan Superman dari tangan EA.[43] Kemudian Activision merilis game James Bond terbaru berjudul Quantum of Solace pada akhir 2008 untuk membantu kesuksesan filmnya yang berjudul sama.

Dalam hubungannya sebagai salah satu sponsor dalam film, perusahaan telepon seluler Sony Ericsson merilis game Casino Royale untuk ponsel SE bertipe K800i. Operator GSM Vodafone juga merilis game untuk ponsel berjudul 007: Hoverchase yang dikembangkan oleh IOMO.
[sunting] Komik

Pada 1957, Daily Express, harian umum yang dimiliki oleh Lord Beaverbrook, meminta izin kepada Ian Fleming untuk mengadaptasikan salah satu ceritanya kedalam bentuk komik strip. Setelah berpikir panjang dan khawatir bahwa komik bisa merusak karya sastra novelnya, akhirnya Fleming stuju dan komik strip yang berbasis dari novel Casino Royale diterbitkan tahun 1958. Sejak itu beberapa komikus terkenal juga mengikuti langkah diatas, diantaranya adalah Colonel Sun, yang ditulis oleh Ian Fleiming atas nama Kingsley Amis dan masih banyak lagi cerita pendek karya Fleming lainnya. Kemudian komik strip ini diproduksi terus sampai tahun 1983.

Titan Books saat ini mendapatkan kepercayaan untuk menerbitkan ulang seluruh komik strip James Bond klasik. Sampai akhir tahun 2005, perusahaan penerbitan tersebut berhasil menerbitkan ulang seluruh cerita Colonel Sun, dan kemudian mencoba untuk menerbitkan seri-seri komik strip lainnya.

Beberapa buku komik yang diadaptasikan dari film James Bond telah diterbitkan beberapa tahun terakhir ini, dengan sedikit perbedaan dari cerita aslinya dalam film agar tidak terlalu berbau kekerasan dan seksualitas terlebih jika komik tersebut dibaca oleh anak-anak.
[sunting] Karakter
Judi Dench, pemeran tokoh M saat ini, yang dimulai sejak film GoldenEye tahun 1995.

Baik serial James Bond versi novel maupun versi film memiliki beberapa karakter pembantu (allies) dan musuh (villains). Karyawan-karyawan lain yang sering membantu Bond di organisasi MI6, hanya dikenal dengan sebutan huruf, diantarnya M dan Q. Dalam versi novel, Bond memiliki dua sekretaris, yaitu Loelia Ponsonby dan Mary Goodnight, dimana di versi film, keduanya disatukan menjadi sekretaris M, Miss Moneypenny. Terkadang Bond juga menangani suatu kasus bersama teman baiknya, agen CIA, Felix Leiter.

Baik dalam versi film maupun versi novel, ada beberapa karakter tambahan. Beberapa diantaranya ada yang masih kita ingat dengan baik, diantaranya Bill Tanner, Rene Mathis, Jack Wade, Jaws dan terakhir Charles Robinson. J.W. Pepper juga saat ini termasuk ke dalam karakter tambahan.[44]
[sunting] Kendaraan dan barang

Berbagai perlengkapan spionase dan kendaraan eksotik merupakan bagian tidak terpisahkan dari literature James Bond baik di versi novel maupun di versi film. Keduanya lantas menjadi idaman sebagian besar masyarakat dunia, yang sangat ingin mencoba kehebatan teknologi James Bond. Barang-barang berteknologi tinggi tersebut merupakan salah satu bagian dari unsur penting James Bond dalam menyelesaikan misinya.
[sunting] Barang canggih

Dalam novel versi Ian Fleming dan beberapa film, barang canggih yang minimal selalu dibawa oleh James Bond adalah sebuah koper yang bisa meledakkan dirinya sendiri jika Bond minta. Dalam Dr. No, barang canggih yang dimiliki Bond adalah sebuah Geiger counter dan sebuah jam tangan (lihat bagiannya di bawah) dengan radar untuk pengendali radioaktif. Barang-barang tersebut kemudian muncul lagi dalam film tahun 1964, Goldfinger. Semua barang canggih yang dimiliki oleh James Bond dipasok secara eksklusif dari Toko Teknologi Q yang juga merupakan bagian dari organisasi MI6. Dalam setiap film, kita akan menemukan sebuah perkataan khas dari Q, yaitu: “Ada baiknya setiap kali kamu memakai barang hasil ciptaanku, kamu harusnya mengembalikannya dengan baik 007!” Kenyataannya, setiap barang yang dipakai Bond dari Q selalu hancur dalam misi. Dalam opini para kritikus film, beberapa film Bond terkadang terlalu banyak memasok benda canggih,[45] diantaranya film tahun 1979 Moonraker dan film tahun 2002 Die Another Day.
[sunting] Mobil
Sebuah mobil Aston Martin DB5 yang muncul dalam film Goldfinger.

Dalam setiap misinya, James Bond selalu ditemani oleh beberapa mobil kelas atas atau termasuk kelas mewah, diantaranya adalah: Aston Martin DB5, V8 Vantage (era 1980-an), V12 Vanquish dan DBS V12 (era 2000-an); Lotus Esprit; BMW Z3, BMW 750iL dan BMW Z8. Mobil James Bond yang paling terkenal adalah mobil abu-abu silver Aston Martin DB5 yang pertama kali terlihat dalam Goldfinger, selanjutnya mobil ini muncul dalam Thunderball, GoldenEye, Tomorrow Never Dies, dan Casino Royale. Dalam semua film itu, digunakan beberapa variasi dari Aston Martin DB5, baik untuk syuting maupun untuk promo. Salah satu mobil DB5 tersebut kemudian terjual dalam sebuah lelang di Arizona pada Januari 2006 dengan harga sekitar $2.090.000. Mobil itu kini menjadi milik seorang kolektor yang namanya tidak mau disebutkan asal Eropa. Aslinya mobil tersebut ketika masih baru di tahun 1970-an berharga sekitar £5.000.[46]

Dalam novel karya Ian Fleming, James Bond memakai mobil “battleship grey” buatan Bentley, kemudian John Gardner memberikan agen 007 sebuah mobil modifikasi Saab 900 Turbo dan kemudian sebuah mobil Bentley Mulsanne Turbo.
[sunting] Jam tangan

Dalam film-film James Bond, Bond selalu berhubungan atau memiliki koneksi dengan beberapa merek jam tangan, biasanya jam tangan-jam tangan tersebut memiliki fitur teknologi tinggi yang tidak bisa kita beli secara massal. Model Rolex Submariner adalah salah satunya, dimana jam ini digunakan oleh Sean Connery, George Lazenby, Roger Moore, dan Timothy Dalton saat mereka menjadi James Bond. Roger Moore kemudian berhasil mendapatkan jam tangan merek lain dari Pulsar dan Seiko. Sejak era Pierce Brosnan yang kemudian dilanjutkan oleh Daniel Craig, James Bond kini mengenakan jam tangan merek Omega Seamaster. Kesemua produsen jam tangan tadi tentunya telah mendapatkan kontrak eksklusif untuk hanya memasok jam tipe tertentu kepada sang aktor atas persetujuan pihak EON Productions.
[sunting] Senjata
Walther PPK, senjata yang menjadi ciri khas dari James Bond.

Senjata pertama yang dipegang Bond dalam bagian awal film Dr. No adalah sebuah pistol buatan Italia, Beretta 418 kaliber 0,25, yang kemudian digantikan oleh pistol buatan Jerman Walther PPK, ukuran selongsong 7.65mm (disebutkan dengan jelas oleh Valentin Zukovsky dalam GoldenEye; jenis PPK ini hanya bisa ditemukan di AS dan Eropa Barat dengan ukuran .380ACP). Pistol PPK kemudian menjadi pistol resmi bagi James Bond sampai bagian akhir Tomorrow Never Dies, ketika Bond menggantikannya dengan Walther P99. Ia kemudian menggunakan pistol P99 pistol dalam Tomorrow Never Dies, The World Is Not Enough, Die Another Day, dan Casino Royale. Kemudian dalam Quantum of Solace, yang merupakan sekuel dari Casino Royale, Bond memutuskan untuk kembali menggunakan PPK.
[sunting] Lain-lain
[sunting] Perbandingan dengan waralaba lain

James Bond, seperti kebanyakkan serial waralaba media lain, merupakan salah satu ikon fiksi era modern yang dimulai sejak akhir Perang Dunia II. Bersama Harry Potter (karya J.K. Rowling), James Bond saat ini menjadi salah satu wakil Inggris di dunia fiksi, ditengah ketatnya persaingan dunia cerita fiksi ilmiah dan non-ilmiah antara Amerika Serikat dan Jepang. Di dunia, franchise James Bond saat ini berada di peringkat satu diatas Harry Potter dan Transformers (lihat tabel box office diatas). Sementara jika dihitung dari alur cerita, James Bond juga menempati posisi pertama diatas Transformers (karya Hasbro) dan Pokémon (karya Satoshi Tajiri dan Ken Sugimori) sebagai salah satu dari tiga cerita fiksi yang alur jalan ceritanya masih terus diperbarui sesuai perkembangan zaman. Beberapa orang menyebut, James Bond mengusung image gambaran seorang kaya raya yang berpendidikan tinggi dengan beragam teknologi serba modern, kontras dengan dua pesaingnya, Pokémon yang mengusung gaya pop kelas menengah atas dan Transformers sebagai pengusung ikon alternatif semua usia.
[sunting] Gegar budaya

James Bond memiliki pengaruh besar terhadap media franchise lain, dan sering kali juga muncul sebagai parodi dalam media lain. Misalnya serial The Austin Powers oleh penulis, komedian, dan produser Mike Myers, dan beberapa parodi seperti Johnny English (2003), Bons baisers de Hong Kong, OK Connery, serial “Our Man Flint” yang dibintangi James Coburn sebagai Derek Flint, serial film “Matt Helm” yang dibintangi Dean Martin, dan Casino Royale (1967) merupakan suatu bukti bahwa James Bond sangat berpengaruh pada media-media franchise tersebut.[47]

Tiruan-tiruan James Bond juga muncul dalam beragam media. Serial TV tahun 1960-an yang sangat mirip dengan James Bond antara lainI Spy, Get Smart,Charles Vine, Matt Helm dan The Man from U.N.C.L.E. bisa tumbuh dengan sukses dengan bantuan tidak resmi dari karakter James Bond karya Ian Flemin ini. Serial “Napoleon Solo” misalnya, yang konon terinspirasi dari novel Goldfinger; Fleming juga menyarankan nama karakter April Dancer, yang kemudian digunakan dalam serial The Girl from U.N.C.L.E..[48] Sebuah film televisi berjudul The Return of the Man from U.N.C.L.E. (1983), juga menyertakan cameo oleh George Lazenby sebagai James Bond untuk mengenang Ian Fleming (dengan alasan legalitas, karakter dalam film tersebut dicatatkan namanya sebagai “JB”).

George Lucas sempat menyebutkan bahwa penampilan Sean Connery sebagai James Bond memberinya inspirasi untuk menciptakan karakter Indiana Jones, bahkan Connery juga mendapatkan tawaran untuk memerankan peran ayah Indiana dalam film ketiga dari media franchise Indiana Jones.[49][50]

Diawali kesuksesan Jenson Button yang mampu memenangi banyak lomba bersama tim Brawn GP di musim balap 2009, pihak media massa Inggris juga memberikan julukan baru bagi pembalap asal Frome, Somerset tersebut. Media lantas menjuluki Jenson Button sebagai James Bond diarena F1. Bahkan inisial Jenson Button, yaitu “JB” secara meyakinkan diplesetkan menjadi sama artinya dengan inisial James Bond yang juga “JB”.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s